KEUTAMAAN HIDUP GEMBALA YANG ALKITABIAH DI ERA DIGITAL: BELAJAR DARI TELADAN RASUL PAULUS

Petrus Antonius Usmanij

Abstract


Tugas seorang gembala melayani di gereja Tuhan adalah sebuah tugas mulia. Makalah ini memaparkan gambaran keutamaan hidup gembala dari Paulus yang adalah rasul Yesus yang telah berhasil dalam menjalankan tugas penggembalaannya di berbagai gereja. Peneliti mempelajari teladan rasul Paulus dari sisi pelayanan, pelatihan dan kehidupan doanya yang kelak dapat digunakan oleh gereja-gereja dan para gembala senior dalam melakukan seleksi terhadap calon-calon gembala masa depan. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan yang dipaparkan secara kualitatif mengenai keutamaan hidup seorang gembala dalam menjalankan pelayanan yang Alkitabiah.  Makalah ini membahas tentang gembala sebagai seorang yang menjadi teladan seperti Yesus dalam memimpin dan melayani atau menggembalakan jemaat Tuhan di sebuah gereja. Kehidupan doa yang sempurna dari seorang pendoa akan menghasilkan kemuliaan bagi Tuhan, memperbanyak buah, dan keaslian dari pendoa itu sendiri. Peneliti menyimpulkan bahwa teladan rasul Paulus jelas dapat diterapkan oleh para gembala di dalam melayani jemaat Tuhan pada era digital.  

The duty of a shepherd to serve in the Lord's church is a noble one. This paper describes the primacy of the life of the shepherd from Paul who was the apostle of Jesus who had succeeded in carrying out his pastoral duties in various churches. The author studies an example of the apostle Paul in terms of his ministry, training and prayer life that churches and senior pastors can later use in selecting future shepherd candidates. The method used is a literature study that qualitatively explains the virtues of a shepherd's life in carrying out a biblical ministry.  This paper discusses the shepherd as a Jesus-like role model in leading and serving or shepherding God's congregation in a church. The perfect praying life of a Christian will produce glory for God, multiplying the fruit, and authenticity of the prayer self. The author concludes that the example of the apostle Paul can clearly be applied by shepherds in serving God's congregation in the digital age.


References


Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2019.

Busenitz, Invin A. Training for Pastoral Ministry. Nashville, Tennessee: Thomas Nelson Inc., 2005.

D’Souza, Anthony. Proactive Visionary Leadership. Jakarta: Trisewu Nagawarsa, 2007.

Gibbs, Eddie. Kepemimpinan Gereja Masa Mendatang. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

Leland, Robert J. Leksikon Analitis Bahasa Yunani Yang Di Revisi. Yogyakarta: Randa’s Family Press, 2008.

MacArthur, John. What Is a Pastor to Be and Do? Nashville, Tennessee: Thomas Nelson Inc., 2005.

MacArthur, John Jr. Wanted: A Few Good Shepherds. Masterpiece, 1989.

MacArthur, John, and The Master’s Seminary Faculty. Pastoral Ministry: How to Shepherd Biblically. Nashville, Tennessee: Thomas Nelson Inc., 2005.

Masweli, Seth, and Donald Crider. Gembala Sidang Dan Pelayanannya. Bandung: Kalam Hidup, 2002.

McDougall, Donald G. The Pastor’s Prayer Life – the Ministry Side. Nashville, Tennessee: Thomas Nelson Inc., 2005.

Montoya, Alex D. Approaching Pastoral Ministry Scripturally. Nashville, Tennessee: Thomas Nelson Inc., 2005.

Rachmani, Asih, and Endang Sumiwi. “Gembala Sidang Yang Baik Menurut Yohanes 10 : 1-18.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 4, no. 2 (2019): 74–93.

Rosscup, James E. The Pastor’s Prayer Life – the Personal Side. Nashville, Tennessee: Thomas Nelson Inc., 2005.

Samarenna, Desti. “Rahasia Allah Dalam Pelayanan Paulus Menurut Efesus 3 : 8-13.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2, no. 1 (2018): 61–71.

Sanders, J. Oswald. Spiritual Leadership. Chicago: Moody Publishers, 1986.

Sekolah, Malik, Tinggi Teologi, and Injili Arastamar. “Integrasi Karakter Hamba Tuhan Ke Dalam Pelayanan Dalam Bingkai Teologi Matheus Mangentang.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 3, no. 1 (2020): 47–61.

SOLIHIN, BENNY. “Naskah Khotbah: ANUGERAH TUHAN DAN KELEMAHAN SEORANG PEMIMPIN KRISTEN 2 Korintus 12:1-10.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 3, no. 2 (2002): 183–192. http://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/64.

Telaumbanua, Arozatulo. “Peran Gembala Sidang Sebagai Pendidik Dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat.” Fidei : Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 2 (2019): 362–387.

Tomatala, Yakob. Kepemimpinan Kristen: Mencari Format Bagi Kepemimpinan Gereja Yang Kontektual Di Indonesia. Jakarta: YT Leadership Foundation, 2002.

Warfield, B.B. Our Seminary Curriculum, Selected Shorter Writings,. Edited by J.E. Meeter. Philipsburg, NJ: Persbyterian and Reformed, 1970.

Wijaya, Yahya. “Kepemimpinan Yesus Sebagai Acuan Bagi Kepemimpinan Gereja Masa Kini.” Jurnal Jaffray 16, no. 2 (2018): 129–144.




DOI: https://doi.org/10.38052/gamaliel.v4i2.103

Article Metrics

Abstract view : 89 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 56 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

    

   

  

 

RJI Main
logo

 

 

 

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika
Based on a work at: http://jurnal.stt-gamaliel.ac.id/
Online ISSN: 2656-2367 Printed ISSN: 2656-2332

Jurnal Gamaliel © Published by Sekolah Tinggi Teologi Gamaliel. All Rights Reserved.

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License