PERAN ORANG TUA DALAM MEWARISKAN IMAN BAGI PEMBINAAN ROHANI ANAK REMAJA MENURUT 2 TIMOTIUS 1:5 DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Yosua Sibarani

Abstract


ABSTRAK - Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era revolusi industri 4.0 turut menyeret kehidupan anak remaja ke dalam berbagai penyalahgunaan dan penyimpangan. Ada banyak kenakalan remaja yang terjadi di dalam masyarakat seperti pergaulan bebas, merokok, tawuran, minuman keras dan obat-obat terlarang, bahkan seks di luar nikah. Hal tersebut dapat disebabkan kurangnya peran orang tua dalam mewariskan nilai-nilai kerohanian kepada anak remaja. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran orang tua dalam mewariskan iman kepada anak remaja berdasarkan 2 Timotius 1:5. Penulis membatasi penelitian ini pada pembinaan rohani anak remaja. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penulis menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Dalam hal ini, penulis juga menganalisis teks 2 Timotius 1:5 melalui prinsip hermeneutik Perjanjian Baru untuk mendapatkan peran orang tua dalam mewariskan iman bagi pembinaan rohani anak remaja. Sebagai hasil dari penelitian ini, peran orang tua dalam mewariskan iman kepada anak remaja adalah sebagai pendidik (edukator), sebagai pembimbing (mentor), dan sebagai pendorong (motivator).

 

Kata Kunci: Warisan Iman; Anak Remaja; Pembinaan Rohani; 2 Timotius 1:5

 

ABSTRACT – The advancement of science and technology in the industrial revolution era 4.0 also dragged the lives of teenagers into various abuses and deviations. There are many juvenile delinquencies that occur in society such as promiscuity, smoking, brawl, alcohol and drugs, and even sex outside of marriage. This can be due to the lack of the role of parents in passing on spiritual values to adolescents. Thus, the purpose of this study is to explain the role of parents in passing on faith to adolescents based on 2 Timothy 1: 5. The author limits this research to the spiritual formation of adolescents. To achieve these objectives, the authors apply descriptive qualitative research methods with a literature study approach. In this case, the author also analyzes the text of 2 Timothy 1:5 through the New Testament hermeneutic principles to get the role of parents in passing on faith for the spiritual formation of adolescents. As a result of this study, the role of parents in passing on faith to adolescents is as educators, as mentors, and as motivators.

 

Keywords: Faith Heritage; Teenager; Spiritual Formation; 2 Timothy 1: 5


References


Adiansah, Wandi, Eko Setiawan, Wina Nurdini Kodaruddin, and Hery Wibowo. “Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0.” Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial 2, no. 1 (2019): 47.

Bailey, Mark L. “Teologi Dari Surat-Surat Penggembalaan Paulus.” In A Biblical Theology of New Testament, edited by Roy B. Zuck. Malang: Gandum Mas, 2011.

Diana, Ruat. “Prinsip Teologi Kristen Pendidikan Orang Tua Terhadap Anak Di Era Revolusi Industri 4.0.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 1 (2019): 27–39.

Duyverman, M. E. Pembimbing Ke Dalam Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Fantini, Mario, and Rene Cardenas. Parenting in a Multiculture Society. New York: Longman, 1980.

Fee, Gordon D. 1 and 2 Timothy, Titus: New International Biblical Commentary. Massachusetts: Hendrickson Publishers, 1988.

Gaebelein, Frank E. The Expositor’s Bible Commentary Volume 11. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, n.d.

Grinnell, Ann. Pembacaan Wajib PAK Remaja-Pemuda. Makassar: STT Jaffray, 2012.

Guthrie, Donald. The Pastoral Epistles: Tyndale New Testament Commentaries. Grand Rapids: Eerdmans Publishing Company, 1957.

Guthrie, Donald, Alec Motyer, Alan M. Stibbs, and Donald J. Wiseman. Tafsiran Alkitab Masa Kini 3: Matius-Wahyu. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2006.

Hadinoto, N. K. A. Dialog Dan Edukasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.

Haystead, Wes. Mengenalkan Allah Kepada Anak. Yogyakarta: Yayasan Gloria, 2000.

Hendriks, Howard. Membina Temperamen Anda. Bandung: Kalam Hidup, 1982.

Hoekema, Anthony A. Manusia: Ciptaan Menurut Gambar Allah. Surabaya: Momentum, 2003.

Hurlock, Elizabeth B. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga, 2002.

Kusmiyati. “Berbagai Perilaku Kenakalan Remaja Yang Mengkhawatirkan - Health Liputan6.Com.” Last modified September 10, 2013. Accessed January 24, 2021. https://www.liputan6.com/health/read/688614/berbagai-perilaku-kenakalan-remaja-yang-mengkhawatirkan.

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988.

Ndraha, Roswitha, and Julianto Simanjuntak. Sembilan Masalah Utama Remaja. Jakarta: Yayasan Peduli Konseling Indonesia, 2009.

Peter, Ramot. “Peran Orangtua Dalam Krisis Remaja.” Humaniora 6, no. 4 (2015): 453.

Pratama, Hellen Chou. Cyber Smart Parenting. Bandung: Visi Anugerah Indah, 2012.

Rice, Wayne. Help! There’s A Teenager in My House. Bandung: Pionir Jaya dan Visi Pressindo, 2006.

Richards, Lawrence O. Pelayanan Kepada Anak-Anak. Bandung: Kalam Hidup, 2007.

Sahartian, Santy. “Pengaruh Pembinaan Rohani Keluarga Terhadap Karakter Pemuda Berdasarkan Kolose 2: 6-10 Di GBAP Surakarta.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (2019): 20–39.

Stott, John R. W. Pemahaman Dan Penerapan Amanat 2 Timotius. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1991.

Subagyo, Andreas B. Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung: Kalam Hidup, 2004.

Susabda, Yakub. Marriage Enrichment: Pembinaan Keluarga Kristen. Jakarta: Mitra Pustaka dan Pionir Jaya, 2011.

Thompson, Marjoric L. Keluarga Sebagai Pusat Pembentukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Tulluan, Ola. Introduksi Perjanjian Baru. Batu: Departemen Literatur YPPII, 1999.

Wagiu, Nandari Prastica. “Implementasi Peran Orang Tua Menurut Ulangan 6:4-9 Dalam Pendidikan Agama Kristen Keluarga Di Gereja Masehi Injili Di Minahasa Jemaat Imanuel Aertembaga Bitung.” Shanan 2, no. 2 (2020): 128–161.

Wiriadinata, Susie. Orang Tua Idaman. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 1999.

Yuliawati, Livia, and Bhaktiar Sihombing. “Membangun Karakter: Sekilas Potret Kebutuhan Remaja Di Sekolah Kristen.” Jurnal Teologi Reformed Indonesia 4, no. 1 (2014): 19–28.

Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 1994.

“Polisi Anggap Penganiayaan Rombongan Pelajar Di Bantul Sebagai Kenakalan Remaja.” Accessed January 24, 2021. https://nasional.kompas.com/read/2016/12/14/18072041/polisi.anggap.penganiayaan.rombongan.pelajar.di.bantul.sebagai.kenakalan.remaja.

“Viral Video Siswa Minum Anggur Merah Di Kelas, Lokasi Diduga Bukan Daerah Jakarta Utara.” Accessed January 24, 2021. https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/02/22383871/viral-video-siswa-minum-anggur-merah-di-kelas-lokasi-diduga-bukan-daerah.




DOI: https://doi.org/10.38052/gamaliel.v3i1.61

Article Metrics

Abstract view : 1217 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 1158 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

    

   

  

 

RJI Main
logo

 

 

 

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika
Based on a work at: http://jurnal.stt-gamaliel.ac.id/
Online ISSN: 2656-2367 Printed ISSN: 2656-2332

Jurnal Gamaliel © Published by Sekolah Tinggi Teologi Gamaliel. All Rights Reserved.

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License