TINJAUAN TEOLOGIS MENGENAI PEMAHAMAN UMAT TERHADAP INKULTURASI DAN DAMPAKNYA: STUDI KASUS GEREJA KATOLIK GANJURAN

Petrus Antonius Usmanij, Ganesha Muharram Akbar

Abstract


Tulisan ini membahas tentang pemahaman umat terhadap inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang bertujuan untuk memaparkan pemahaman, pandangan serta tanggapan umat terhadap inkulturasi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Jawa Tengah. Penelitian dilakukan untuk mengukur bagaimana umat memandang inkulturasi dan tanggapan umat terhadap inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Penelitian ini diharapkan agar dapat digunakan oleh Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran untuk melihat bagaimana umat memandang dan menanggapi inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Data diperoleh melalui survei langsung ke lokasi penelitian dan menggunakan teknik wawancara dengan umat di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus di Ganjuran. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa umat telah memahami inkulturasi sebagai penyesuaian dan pengakaran Injil ke dalam suatu budaya setempat serta menanggapi secara positif inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang telah umat menghayati pesan Injil serta berdampak bagi kehidupan umat. 

References


Angelico, Jose Pedro. Inculturation as Self-Identification: An African Research in Search of Authentic Christian Identity: A Theological Enquiry Amon The Ewe of Ghana. Disertasi. Universidade Catolica Portoguesa, 2016.

Bakker, J.W.M. Filsafat Kebudayaan:Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1984.

Boli Ujan SVD, Penyesuaian dan Inkulturasi Liturgi, http://www.katolisitas.org/penyesuaian-dan-inkulturasi-liturgi/Elihami, Lucia Esti. Sejarah Berdirinya Paroki Hati Kudus Yesus Ganjuran: Inkulturasi Sebagai Landasan Tumbuh dan Berkembangnya Paroki Hati Kudus Yesus Ganjuran. Skripsi. Universitas Sanata Dharma: Yogyakarta, 1995.

Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Sejarah Gereja Ganjuran, diakses 31 Juli 2019, http://www.gerejaganjuran.org/gereja-ganjuran.

Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, Sejarah Candi Ganjuran, diakses 31 Juli 2019, http://www.gerejaganjuran.org/candi-ganjuran

Herusatoto, Budiono. Simbolisme Jawa. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2008.

Konsili Vatikan II. Diterjemahkan. Dokumen Konsili Vatikan II. Cetakan kesebelas. Jakarta:Penerbit Obor, 2012.

Martasudjita, Emanuel. Ekaristi: Makna dan Kedalamannya bagi Perutusan di tengah Dunia. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2012.

Mulyana, Deddy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2001.

Niebuhr, H. Richard. Christ and Culture. New York: Harper Tochbooks, 1975.

Panitia 90 tahun Ganjuran. Terpanggil Mengemban Berkat. Bantul, Yogykarta: Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran, 2014.

Paulus II, Yohanes. Gereja di Asia (Church in Asia): Anjuran Apostolik Pasca Sinodal, New Delhi, 6/11/1999. Cetakan keempat. Jakarta: Departemen Dokumentasi dan Penerangan, Konferensi WaliGereja Indonesia, 2010.

Prastowo, Yohanes Agung Hari. Peranan Inkulturasi Budaya Jawa terhadap Penghayatan Ekaristi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Skripsi. Universitas Sanata Dharma, 2012.

Prom, Rodney L. The Inculturation of the Gospel: Implication for the Methodist Church the Gambia’s Quest for Church Leadership. Tesis., University of Manchester, 2013.

Schineller, Peter.1996. “Inculturation: A Difficult and Delicate Task.” International Bulletin of Mission Research 20: (July 1996): 109-112.

Shorter, Aylward. Toward A Theology of Inculturation. New York: Orbis Books, 1988

Setyoningrum, Yunita. 2009. “TINJAUAN INKULTURASI AGAMA KATOLIK DENGAN BUDAYA JAWA PADA BANGUNAN GEREJA KATOLIK DI MASA KOLONIAL BELANDA (STUDI KASUS : GEREJA HATI KUDUS YESUS, PUGERAN, YOGYAKARTA): ANALYSIS OF CHRISTIAN INCULTURATION TO JAVANESE CULTURE ON CATHOLIC CHURCH BUILT ON THE DUTCH COLONIAL PERIOD (STUDI KASUS : THE CHURCH OF SACRED HEART, PUGERAN, YOGYAKARTA”, Jurnal Ambiance 1, no. 2 (2009): 1-23

Sinaga, Ancetus B. Gereja dan Inkulturasi. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1984

Soenarja, A. Inkulturasi (Indonesianisasi): Kepemimpinan dan Kekeluargaan dalam Biara Indonesia di Masa Sekarang. Yogyakarta: Pemerbit Kanisius, 1977.

Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta, 2012.

Suradi. “BENTUK KOMUNIKASI DALAM MENJALANKAN PROSES ENKULTURASI BUDAYA (Studi Pada Masyarakat Suku Dayak Kenyah di Desa Pampang, Kecamatan Samarinda Utara)”. eJournal Ilmu Komunikasi 4, no. 1 (2016):160-173, diakses April 11, 2019. https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id/site/?p=2356.

Suseno, Franz Magnis. Katolik itu Apa?: Sosok, Ajaran, dan Kesaksiannya. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2017.




DOI: https://doi.org/10.38052/gamaliel.v2i1.44

Article Metrics

Abstract view : 1309 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 1082 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika



    

   

  

 

RJI Main
logo

 

 

 

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika
Based on a work at: http://jurnal.stt-gamaliel.ac.id/
Online ISSN: 2656-2367 Printed ISSN: 2656-2332

Jurnal Gamaliel © Published by Sekolah Tinggi Teologi Gamaliel. All Rights Reserved.

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License