PEMURIDAN ALKITABIAH MENURUT INJIL YOHANES UNTUK ANAK USIA DINI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Yuliati Yuliati

Abstract


ABSTRAK – Anak usia dini harus membiasakan diri dengan kemajuan teknologi informasi di era Industri 4.0. Namun kemajuan teknologi informasi ini memiliki dampak negatif bagi anak usia dini. Pendampingan orang tua diusulkan untuk menangkal dampak negatif kemajuan teknologi. Bahkan pendampingan orang tua dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan kerohanian anak dalam menghadapi tantangan era Industri 4.0 melalui pemuridan. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan pemuridan menurut Injil Yohanes dalam pemuridan anak usia dini di era Industri 4.0. Penelitian ini adalah penelitian terapan dengan pendekatan kualitatif dan paradigma fenomenologi teologia. Penelitian ini menemukan Model Pemuridan Keluarga Yohanes 4.0 yang akan membantu orang tua untuk mendidik anak usia dini menjadi seorang murid Kristus.

 

Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pemuridan, Keluarga, Yohanes, Era Industri 4.0

 

ABSTRACT – Chidren in early childhood must adjust themseft about advance in information technology in Industrial 4.0 era. However this advance in information technology has negative impact to children. Parental accompaniment is proposed to prevent negative impact of technology advance. Even parental accompaniment can be use to prepare the spirituality of the child to face the challenge from Industrial 4.0 era. This research aims to apply discipleship according to The Gospel of John on early childhood discipleship in Industrial 4.0 era. This reseach is an applied reaseach that use qualitative approach and fenomenology theology paradigm. This research produce Family John 4.0 discipleship model that will help parent to educate children in early childhood become disciple of Christ.

 

Keyword: Chidren in early childhood, Discipleship, Family, John, Industrial 4.0 

References


Keluarga Dalam Menghindari Dampak Negatif Penggunaan Gadget Pada Anak Dengan Perilaku Anak Dalam Penggunaan Gadget Di Desa Kiawa 2 Barat Kecamatan Kawangkoan Utara.” Jurnal Keperawatan 6, no. 2 (2018): 1–8.

Pebriana, Putri Hana. “Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Pada Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 1, no. 1 (2017): 1.

Ridderbos, Herman N. Injil Yohanes Suatu Tafsiran Teologis. Surabaya: Momentum, 2012.

Sagala, Mangapul. Firman Menjadi Daging. Jakarta: Perkantas, n.d.

Santosa, and Guntur Firman Aprianto. “Implementasi Penginjilan Dan Pemuridan Dalam Pengembangan Karakter Jujur Anak Usia 9-10 Tahun No Title.” Teologi 2, no. 2 (2020): 94–108.

Silahuddin. “Urgensi Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini.” Bunayya 3, no. 2 (2017): 18–41.

Sutoyo, Daniel. “Yesus Sebagai Guru Agung.” Jurnal Antusias 3, no. 5 (2014): 64–85. http://www.sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/antusias/article/view/13.

Tenney, Merril C. Injil Iman. Malang: Gandum Mas, 2003.

Wijana, Widarmi D. Modul 1: Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta, n.d.

Wilkinson, Bruce, and Kenneth Boa. Talk Thru The Bible. Malang: Penerbit Gandum Mas, 2017.




DOI: https://doi.org/10.38052/gamaliel.v3i1.63

Article Metrics

Abstract view : 669 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 844 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

    

   

  

 

RJI Main
logo

 

 

 

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika
Based on a work at: http://jurnal.stt-gamaliel.ac.id/
Online ISSN: 2656-2367 Printed ISSN: 2656-2332

Jurnal Gamaliel © Published by Sekolah Tinggi Teologi Gamaliel. All Rights Reserved.

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License