WORSHIP EXPERIENCE SEBAGAI STRATEGI KOPING SPIRITUAL TERHADAP KORTISOL (HORMON STRES) PADA MAHASISWA TEOLOGI

Benget Parningotan, Siskawaty Siskawaty

Abstract


Penelitian ini mengeksplorasi "Pengalaman Ibadah sebagai Strategi Koping Spiritual terhadap Kortisol (Hormon Stres) pada Mahasiswa Teologi", dengan fokus pada peran ibadah dalam mengatasi stres yang ditandai oleh kadar kortisol tinggi. Mahasiswa teologi sering menghadapi tekanan akademik dan spiritual, sehingga pemahaman mekanisme koping spiritual krusial untuk mencegah dampak negatif stres berkepanjangan pada kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian kepustakaan dengan model naratif review, melibatkan pengumpulan dan analisis literatur relevan tentang hubungan ibadah, koping spiritual, stres, dan kortisol. Analisis dilakukan melalui deskripsi dan sintesis hasil literatur. Hasil menunjukkan ibadah efektif menurunkan stres psikologis, menjaga keseimbangan hormon kortisol sebagai indikator biologis stres, serta meningkatkan makna hidup dan harapan sebagai sumber kekuatan spiritual. Ibadah juga berdampak positif pada kondisi fisik dan emosional. Kesimpulannya, pengalaman ibadah merupakan strategi penting untuk mendukung kesehatan mental dan fisik mahasiswa teologi.

This study explores “Worship Experience as a Spiritual Coping Strategy for Cortisol (Stress Hormone) in Theology Students,” focusing on the role of worship in coping with stress characterized by high cortisol levels. Theology students often face academic and spiritual pressures, making an understanding of spiritual coping mechanisms crucial to preventing the negative effects of prolonged stress on physical and mental health. The qualitative research method based on a literature review involved collecting and analyzing relevant literature on the relationship between worship, spiritual coping, stress, and cortisol. The analysis was conducted through description and synthesis of the literature results. The results show that worship is effective in reducing psychological stress, maintaining the balance of the hormone cortisol as a biological indicator of stress, and increasing the meaning of life and hope as sources of spiritual strength. Worship also has a positive impact on physical and emotional conditions. In conclusion, the experience of worship is an important strategy for supporting the mental and physical health of theology students.

References


Anggraini, Baiq Dwi Suci. “RELIGIOUS COPING DENGAN STRESS PADA MAHASISWA.” Cognicia 2, no. 1 (March 7, 2024). https://ejournal.umm.ac.id/index.php/cognicia/article/view/1846.

Balambeu, Yohana, Yulius Yusak Ranimpi, and Iky Sumarthina P. Prayitno. “Kecerdasan Spiritual Dan Strategi Koping Religius Pada Pria Penyintas Kekerasan Seksual: Tinjauan Psikologi Agama.” In Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan, 37–49. Fakultas Psikologi Universitas Yarsi, 2025. https://academicjournal.yarsi.ac.id/index.php/knpk/article/view/5161.

Budijanto, Bambang. Dinamika Spiritualitas Generasi Muda Kristen Indonesia. Jakarta: Yayasan Bilangan Research Center, 2018.

Caenovea, Ciraenda, and Zahra Ichtiara Massari. “Doa Dan Ibadah Sebagai Strategi Koping Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Generasi Z Dalam Menghadapi Tekanan Akademik.” Journal of Islamic Education Guidance and Counseling 6, no. 2 (2025): 102–110.

Cahyani, Rida Ayu Kusuma. “PENGARUH DOA TAIZE DALAM MENURUNKAN KADAR HORMON KORTISOL PADA DEWASA MUDA UKDW.” Universitas Kristen Duta Wacana, 2023.

Elfattah, Hagar Yehia Abd. “Faith-Based Mental Health Promotion in Muslim Communities: The Role of Islamic Education and Spiritual Practices.” Sinergi International Journal of Islamic Studies 3, no. 1 (February 28, 2025): 44–56. https://journal.sinergi.or.id/index.php/ijis/article/view/709.

Intan Meida Sari Gea, Korina Sanosa, Ridwan Bangun, and Amoli Ndraha. “Menghadapi Stres Akademik: Solusi Dari Perspektif Teologi Kristen Untuk Mahasiswa.” Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik 2, no. 3 (August 10, 2024): 68–80. https://journal.aripafi.or.id/index.php/jbpakk/article/view/603.

Kadarsi, Naumi. “Pengaruh Stres Mahasiswa Teologi Terhadap Pengenalan Akan Allah Menurut 2 Petrus 1:1-2 Di Sekolah Tinggi Teologi Imanuel Pacet.” FILADELFIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (April 29, 2022): 321–337. https://e-journal.sttimanuelpacet.ac.id/index.php/filadelfia/article/view/50.

Kawangmani, Soleman, and Irawan Budi Lukmono. “EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN AGAMA KRISTEN MELALUI MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI PERGURUAN TINGGI TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA KRISTEN TENTANG GAMBAR DIRI.” Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika 2, no. 1 (March 30, 2020): 1–10. https://jurnal.stt-gamaliel.ac.id/index.php/gamaliel/article/view/48.

Lela Siska Indriani Samosir, and Meditatio Situmorang. “Mahasiswa Teologi Sebagai Agen Perubahan:Upaya Mewujudkan Keesaan Gereja Di Era Modern.” Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 1 (January 2, 2025): 214–221. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Sukacita/article/view/456.

Lumbantobing, Sofia. “PSIKOLOGI SPIRITUAL MENCARI MAKNA DANKESEJAHTERAAN DALAM SPIRITUALITAS.” Jurnal Ilmu Psikologi 1, no. 4 (2024). https://oj.mjukn.org/index.php/jip/article/view/4059.

Marhamah, Marhamah, and Musfichin Musfichin. “Peran Koping Religius Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir.” Jurnal Al-Husna 6, no. 1 (April 22, 2025): 49–63. https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/alhusna/article/view/6432.

Melkisedek, Vera Agustin, and Sandra R. Tapilaha. “Keteguhan Iman Dalam Era Tantangan Meyakini Bahwa Tuhan Memiliki Peran Penting Dalam Hidup Dan Bahwa Tuhan Dapat.” Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik 2, no. 2 (2024): 35–49.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakaya, 2017.

Nainggolan, Alon Mandimpu, Donald Steven Keryapi, and Mersi Langga. “Ibadah Bagi Pembentukan Spiritualitas.” Jurnal Misioner 5, no. 1 (May 3, 2025): 63–90. https://jurnal.sttkibaid.ac.id/index.php/jm/article/view/223.

Prananda, Agum Ridho, Dilla Ramadhani, Noor Asninaeka S Meliala, Putri Suci Ramadhani Sirait, and Sari Nur Lyza. “Hubungan Antara Ibadah Dengan Kesehatan Mental Remaja Dalam Praktek Keagamaan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mental.” Jurnal Penelitian Nusantara 1, no. 7 (2025): 48–50.

Rim, Jerimia. IMAN DAN IBADAH. Yogyakarta: Yayasan Andi (Anggota IKAPI), 2021.

Saleleubaja, Junardi, and Sugeng Santoso. “Meningkatkan Kestabilan Kesehatan Mental Dan Spiritual Untuk Menghadapi Tantangan Hidup Modern Dalam Perspektif Kristen.” Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan 8, no. 1 (2024).

Singgih, Gunarsa, and Gunarsa Singgih Yulia. Psikologi Untuk Membimbing. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2012.

Utami, Muhana Sofiati. “Religiusitas, Koping Religius, Dan Kesejahteraan Subjektif.” Jurnal Psikologi UGM 39, no. 1 (2012): 46–66.

Walangitan, Cindy, and Hendi Senduk. “‘Hati Yang Gembira Adalah Obat’ Di Masa Pandemi Covid 19: Analisis Amsal 17:22.” TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2021): 192–203.




DOI: https://doi.org/10.38052/gamaliel.v8i2.424

Article Metrics

Abstract view : 28 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

    

   

  

 

RJI Main
logo

 

 

 

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika
Based on a work at: http://jurnal.stt-gamaliel.ac.id/
Online ISSN: 2656-2367 Printed ISSN: 2656-2332

Jurnal Gamaliel © Published by Sekolah Tinggi Teologi Gamaliel. All Rights Reserved.

Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

 

Stat Counter Web Analytics View My Stats